Selamat Datang di

Desa TULUNGREJO

Kecamatan BUMIAJI, Kota BATU, JAWA TIMUR

Membangun Desa yang Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya

Jelajahi Desa Tonton Video Profil
Desa Tulungrejo adalah salah satu desa di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Desa ini memiliki luas wilayah 807,019 Ha (80.701 km²) dan terletak pada ketinggian 1.150 meter di atas permukaan laut dengan suhu rata-rata 15-25°C, menawarkan panorama alam yang indah di dataran tinggi yang dikelilingi oleh Gunung Anjasmoro, Gunung Welirang, dan Gunung Arjuno.

Desa Tulungrejo terkenal sebagai Desa Wisata Agro dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani sayur-mayur dan buah apel. Selain itu, terdapat juga usaha ternak sapi, kambing, kelinci, serta industri rumah tangga pengolahan keripik buah dan sari buah. Desa ini juga memiliki kekayaan sumber mata air yang dikelola oleh masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian. Sebagai desa wisata, Tulungrejo mengusung konsep "Agriraya" (aman, gemah, ripah, sejahtera, jaya) dan dikelola melalui kelompok "Tulungrejo Funducation Experience" (TFE) yang menggabungkan unsur Fun (kesenangan), Education (ilmu), dan Experience (pengalaman).

Atas berbagai potensi dan inovasi yang dimilikinya, Desa Tulungrejo telah meraih berbagai penghargaan. Desa ini tercatat dalam 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) pada tahun 2021 dan 2024, serta 500 Besar ADWI 2023. Pada tahun 2024, berhasil meraih penghargaan Juara I Regional II Lomba Desa Berprestasi Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Puncaknya, pada tahun 2025, Desa Tulungrejo dinobatkan sebagai pemenang dalam ajang Responsible Tourism (RT) Award Southeast Asia (SEA) 2025 untuk kategori "Nature Positive". Pada tahun 2026, desa ini juga berhasil meraih Juara Nasional Paritrana Award 2026 atas keberhasilannya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Desa ini juga telah diresmikan sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama pada tahun 2021 karena keberagaman penduduknya yang heterogen dan mampu membangun kerukunan antarumat beragama.
Sejarah Desa Tulungrejo bermula dari penggabungan tiga desa pada tahun 1916, yaitu Desa Kekep, Desa Gondang, dan Desa Junggo, yang kemudian dilebur menjadi satu desa dengan nama Tulungrejo. Sebelumnya, pada tahun 1836, Desa Gondang telah terdiri dari dua dusun yaitu Dusun Gerdu dan Dusun Gondang, sementara Desa Kekep terdiri dari Dusun Kekep dan Dusun Pare (yang kemudian menjadi satu dengan Dusun Gondang), dan Dusun Junggo merupakan desa tersendiri. Secara keseluruhan, Desa Tulungrejo kini memiliki 5 dusun, yaitu Dusun Kekep, Gondang, Gerdu, Junggo, dan Wonorejo.

Desa Tulungrejo juga memiliki warisan sejarah kolonial yang masih terjaga hingga saat ini. Salah satu peninggalan bersejarah adalah Balai Desa Tulungrejo yang dibangun sejak tahun 1909. Bangunan yang kini menjadi cagar budaya ini awalnya merupakan villa milik seorang pengusaha es krim asal Jerman bernama Profos, yang tinggal di Bondowoso. Pada masa kemerdekaan, bangunan ini sempat dibumihanguskan dan terbengkalai. Baru pada tahun 1943, villa tersebut dimanfaatkan sebagai sekolah rakyat, kemudian pada tahun 1955 dialihfungsikan menjadi Balai Desa Tulungrejo hingga saat ini.

Di Dusun Junggo, terdapat pula Makam Dinger yang merupakan mausoleum (kompleks makam) keluarga Dinger. Berdasarkan pahatan yang tertera, bangunan ini dibangun pada tahun 1917 dengan tulisan "Graf Familie Dinger" yang berarti makam keluarga Dinger.

Pada tahun 2005 sampai 2006, Dusun Sumberbrantas dipisahkan dari Desa Tulungrejo dan secara resmi menjadi Desa Sumberbrantas pada tahun 2007.

Pada tanggal 17 Juni 2009, Desa Wisata Tulungrejo resmi diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, dengan nama kelompok pengelola "Tulungrejo Funducation Experience" yang diambil dari kata Fun (kesenangan), Education (ilmu), dan Experience (pengalaman).

Pada tahun 2021, Desa Tulungrejo diresmikan sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama karena keberagaman penduduknya yang heterogen dan mampu membangun kerukunan antarumat beragama.

Memasuki tahun 2026, Desa Tulungrejo memasuki usia satu abad atau 100 tahun. Peringatan Hari Jadi ke-100 ini dirayakan dengan prosesi adat Merti Bumi yang mengusung tema "Luhuring Rasa Wilasitaning Gusti", sebagai simbol rasa syukur atas hasil bumi dan keharmonisan kehidupan desa .

Sepanjang perjalanannya, Desa Tulungrejo telah meraih berbagai prestasi gemilang. Pada tahun 2024, berhasil meraih penghargaan Desa Terbaik I Nasional Regional II dalam Lomba Desa Berprestasi Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Puncaknya, pada tahun 2025, Desa Tulungrejo dinobatkan sebagai pemenang dalam ajang Responsible Tourism (RT) Award Southeast Asia (SEA) 2025 untuk kategori "Nature Positive", karena komitmennya dalam pariwisata berkelanjutan yang diakui dunia . Prestasi internasional ini diraih berkat program ekowisata berbasis konservasi, keterlibatan aktif masyarakat, serta pengelolaan destinasi wisata yang ramah lingkungan .

Pada tahun 2026, Desa Tulungrejo kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara Nasional Paritrana Award 2026. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan desa dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja formal maupun informal, termasuk petani, peternak, dan sopir, melalui kebijakan inovatif penggunaan anggaran desa untuk membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat .
Desa Tulungrejo terletak pada posisi geografis 07°47'141"" Lintang Selatan dan 112°32'787"" Bujur Timur. Secara administratif, desa ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dan memiliki topografi dataran tinggi dengan ketinggian tempat 1.150 meter di atas permukaan laut, serta suhu rata-rata 15-25°C.

Desa Tulungrejo memiliki total luas wilayah 807,019 Ha. Luas wilayah tersebut terbagi dalam tiga tingkat kesuburan tanah: lahan sangat subur seluas 264,752 Ha, lahan subur seluas 397,400 Ha, dan lahan sedang seluas 99,283 Ha. Kondisi geografisnya yang berupa hamparan persawahan, perbukitan, dan pegunungan menciptakan panorama alam yang indah karena terletak di dataran tinggi yang dikelilingi oleh Gunung Anjasmoro, Gunung Welirang, dan Gunung Arjuno.

Desa Tulungrejo juga kaya akan sumber mata air yang dikelola sendiri oleh masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian. Desa ini dikelilingi oleh beberapa desa dengan batas-batas administratif sebagai berikut:

- Sebelah Utara: Desa Sumber Brantas
- Sebelah Timur: Desa Sumbergondo
- Sebelah Selatan: Desa Punten
- Sebelah Barat: Kecamatan Wonosalam (Kab. Jombang)

Jarak Desa Tulungrejo dengan Pusat Pemerintahan Kecamatan Bumiaji yaitu 1,5 km, dengan Pemerintahan Kota yaitu 6 km, dan dengan Pemerintahan Provinsi yaitu 133 km.
Desa Tulungrejo secara administratif terdiri dari 5 dusun, yaitu:

1. Dusun Kekep
2. Dusun Gondang
3. Dusun Gerdu
4. Dusun Junggo
5. Dusun Wonorejo

Dusun Wonorejo dikenal sebagai lokasi wisata alam Coban Talun, sementara Dusun Junggo menyimpan situs bersejarah Makam Dinger serta menjadi lokasi peresmian Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama pada tahun 2021"
Selengkapnya
807
Luas Wilayah (Ha)
9251
Jumlah Penduduk
81/18
RT / RW

Berita Terbaru

Kabar dan kegiatan terbaru dari Desa Tulungrejo.

Tempat Wisata

Jelajahi keindahan destinasi wisata di Desa Tulungrejo.

Wisata Wisata Dusun Kuliner
Jl. Raya Batu - Cangar No...

Wisata Dusun Kuliner

Wisata Dusun Kuliner (WDK) Batu merupakan destinasi wisata kuliner yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur. Tempat ini menawarkan pengalaman menikmati beragam hidangan khas Nusantara maupun kuliner modern dalam suasana pedesaan yang asri, sejuk, dan nyaman. Dikelilingi pemandangan alam yang indah, WDK Batu menjadi pilihan yang tepat bagi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati makanan bersama keluarga, teman, maupun pasangan. Selain menyajikan berbagai pilihan makanan dan minuman dengan cita rasa yang beragam, WDK Batu juga menyediakan area makan yang luas, gazebo, taman, serta berbagai spot foto yang menarik. Suasana yang tenang dan udara pegunungan yang sejuk menciptakan pengalaman bersantap yang lebih menyenangkan. Tempat ini juga sering dimanfaatkan sebagai lokasi berkumpul, acara keluarga, hingga kegiatan komunitas. Dengan memadukan konsep wisata, kuliner, dan rekreasi dalam satu kawasan, Wisata Dusun Kuliner Batu tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati hidangan lezat, tetapi juga menjadi destinasi yang memberikan pengalaman berlibur yang berkesan. Fasilitas yang lengkap serta lingkungan yang bersih dan nyaman menjadikan WDK Batu sebagai salah satu tujuan wisata kuliner yang layak dikunjungi saat berada di Kota Batu.

Wisata Coban Talun
Dusun Wonorejo, Desa Tulu...

Coban Talun

Coban Talun merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kota Batu, Jawa Timur, yang menawarkan pesona air terjun di tengah hutan pinus yang masih asri. Berada di kawasan lereng pegunungan dengan udara yang sejuk, tempat ini menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan. Air terjun Coban Talun memiliki ketinggian sekitar 75 meter, dengan aliran air yang jernih mengalir deras menuju kolam alami di bawahnya. Perjalanan menuju air terjun menyuguhkan jalur trekking yang dikelilingi pepohonan rindang, menciptakan suasana tenang dan menyegarkan di setiap langkah. Tak hanya menawarkan keindahan air terjun, Coban Talun juga memiliki berbagai wahana dan spot wisata menarik, seperti taman bunga, area glamping, camping ground, serta beragam spot foto bertema alam yang instagramable. Perpaduan antara panorama pegunungan, udara segar, dan fasilitas wisata yang lengkap membuat destinasi ini cocok dikunjungi bersama keluarga, pasangan, maupun teman. Dengan keindahan alam yang tetap terjaga serta beragam aktivitas yang bisa dinikmati, Coban Talun menjadi salah satu ikon wisata Kota Batu yang menawarkan pengalaman liburan yang menyenangkan, baik bagi pencinta alam maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan yang damai.

Wisata Mikutopia
Tulungrejo, Bumiaji, Batu...

Mikutopia

Mikutopia adalah destinasi wisata tematik di kawasan Bumiaji, Kota Batu, yang menghadirkan suasana negeri jamur penuh warna dengan sentuhan dunia fantasi. Dikelilingi udara sejuk khas lereng Gunung Arjuno, tempat ini menawarkan pemandangan instalasi jamur raksasa berwarna-warni yang menciptakan pengalaman seolah memasuki dunia dongeng. Keindahan Mikutopia semakin terasa saat kabut tipis menyelimuti area wisata, menghadirkan nuansa magis yang menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Berbagai sudut taman dirancang estetik dan instagramable, sehingga cocok untuk berfoto, bersantai bersama keluarga, maupun menikmati suasana alam pegunungan. Nama Mikutopia berasal dari kata ""Myco"" yang merujuk pada mikologi atau ilmu tentang jamur, dipadukan dengan kata ""Topia"" yang berarti negeri atau tempat impian. Penamaan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap Bumiaji dan Tulungrejo yang telah lama dikenal sebagai salah satu sentra budidaya jamur di Jawa Timur. Lebih dari sekadar tempat rekreasi, Mikutopia mengangkat identitas lokal menjadi destinasi wisata modern yang memadukan edukasi, kreativitas, dan keindahan alam. Konsep unik tersebut menjadikan Mikutopia sebagai salah satu tujuan wisata baru di Kota Batu yang layak dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai kalangan.

Produk Unggulan UMKM

Dukung ekonomi kreatif masyarakat desa.

Makanan Sehat Keripik Tempe Fauzi (Keripik Tempe Pertama NON MSG di Kota Batu)
Jl. Welirang rt6 rw9... Bu Susi Fauziya...

Keripik Tempe Fauzi (Keripik Tempe Pertama NON MSG di Kota Batu)

Keripik Tempe Sehat Fauzi merupakan usaha mikro yang bergerak di bidang pengolahan makanan ringan berbahan dasar tempe. Berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur, usaha ini memproduksi keripik tempe dengan mengutamakan kualitas bahan baku, kebersihan proses produksi, dan cita rasa yang khas. Keripik Tempe Sehat Fauzi memiliki dua label produk, yaitu Fauzi dan Oke. Label Fauzi diproduksi tanpa menggunakan monosodium glutamate (MSG) sehingga menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan camilan dengan komposisi lebih alami, sedangkan label Oke menggunakan MSG untuk memberikan cita rasa gurih yang sesuai dengan preferensi sebagian konsumen. Selain memperhatikan kualitas produk, Keripik Tempe Sehat Fauzi juga menerapkan proses produksi yang higienis serta pengemasan yang baik untuk menjaga kerenyahan dan kualitas produk selama penyimpanan. Produk dipasarkan melalui toko oleh-oleh, pasar tradisional, hingga media digital sehingga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas. Dengan menyediakan dua label produk yang memiliki karakteristik berbeda, usaha ini mampu memenuhi kebutuhan berbagai segmen konsumen sekaligus mendukung pengembangan UMKM lokal di Kota Batu.

Pangan Segar Asal Hewan Madu Bintang (Peternak Lebah dan Produsen Madu Alami)
Jl. Diponegoro no 16... Peternakan Leba...

Madu Bintang (Peternak Lebah dan Produsen Madu Alami)

Madu Bintang merupakan usaha budidaya lebah madu yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur. Usaha ini bergerak dalam bidang produksi dan pemasaran madu alami dengan mengelola koloni lebah secara berkelanjutan. Didukung oleh kondisi geografis Kota Batu yang memiliki iklim sejuk dan keanekaragaman flora, Lebah Madu Bintang memanfaatkan sumber nektar alami untuk menghasilkan madu berkualitas. Selain madu murni, usaha ini juga menyediakan berbagai produk turunan lebah sesuai dengan hasil panen. Selain berfokus pada produksi, Madu Bintang juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai budidaya lebah dan pentingnya peran lebah dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui proses penyerbukan. Pengunjung dapat mempelajari tahapan pemeliharaan koloni, proses panen madu, hingga pengolahan produk secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, Lebah Madu Bintang berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lebah sekaligus mendukung pengembangan sektor peternakan dan agrowisata di Kota Batu.

Makanan Sehat INA CHIPS (Spesial Keripik Buah & Sayur)
Jl. Pipier No.2, Dus... Pak Joni

INA CHIPS (Spesial Keripik Buah & Sayur)

Ina Chips merupakan salah satu pusat oleh-oleh khas Kota Batu yang terkenal dengan aneka camilan berbahan dasar hasil pertanian lokal. Tempat ini menawarkan berbagai pilihan keripik buah dan sayuran berkualitas, seperti keripik apel, nangka, salak, pisang, singkong, ubi ungu, hingga aneka produk olahan lainnya yang diproses menggunakan teknologi modern untuk menjaga cita rasa, aroma, dan kandungan nutrisinya. Selain menjadi pusat penjualan oleh-oleh, Ina Chips juga memberikan pengalaman edukatif bagi pengunjung melalui fasilitas wisata industri. Pengunjung dapat melihat secara langsung proses pembuatan keripik, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan menggunakan teknologi vacuum frying, hingga proses pengemasan produk. Dengan demikian, wisatawan tidak hanya berbelanja oleh-oleh, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah.

Agenda Kegiatan

Jangan lewatkan berbagai kegiatan menarik di Desa Tulungrejo.

Agenda Masih Kosong

Saat ini belum ada agenda kegiatan desa yang dijadwalkan dalam waktu dekat.